All posts by adm109

Penyakit Jantung Koroner & Pantangan Bagi Pasien

Jantung koroner merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh terhambatnya aliran darah ke jantung. Terdapat hal-hal yang bisa menyebabkan jantung koroner, yakni:

Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Pantangan Bagi Penderitanya
  1. kolesterol tinggi dan penyakit jantung koroner

Jika kadar kolesterol tinggi, lemak akan menumpuk di pembuluh darah koroner. Lemak tersebut membentuk plak yang membuat darah sulit mengalir ke organ-organ tubuh, termasuk jantung. Kolesterol tinggi dapat berasal dari konsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol jahat.

  1. kebiasaan merokok & kesehatan jantung

Perokok aktif maupun pasif beresiko tinggi terkena jantung koroner. Hal ini dikarenakan rokok mengurangi jumlah oksigen dalam darah. Selain itu, rokok juga bisa merusak dinding pembuluh darah dan membuat sel darah saling menempel.

  1. hipertensi

Seseorang yang menderita hipertensi akan membuat jantungnya bekerja lebih keras. Otomatis, hal ini akan meningkatkan resiko jantung koroner.

  1. Obesitas dan jantung koroner

Kelebihan berat badan dapat memperbesar potensi terkena jantung koroner. Batasan berat badan ideal haruslah memiliki Body Mass Index (BMI) antara 18,5-24,9. Sementara BMI yang bernilai 25-29,9 menandakan kelebihan berat badan.

  1. Stress dan depresi penyebab jantung koroner

Bukan hanya kondisi fisik saja, kondisi mental juga bisa menjadi penyebab jantung koroner. Orang yang mengalami stress dan depresi memiliki tekanan darah yang tinggi. Akibatnya, mereka berpotensi mengalami penyempitan pembuluh darah.

  1. Riwayat keturunan penyakit jantung koroner

Seseorang yang keluarganya menderita jantung koroner beresiko mengalami penyakit yang sama. Untuk menghindarinya, seseorang harus menjaga pola hidup sehat.

Pantangan Jantung Koroner

Selain diberikan obat dan tindakan operasi, penderita jantung koroner juga harus menjalani pola hidup sehat. Mereka disarankan untuk berolahraga secara teratur. Selain itu, pola makan mereka juga harus dijaga. Berikut terdapat 2 jenis makanan yang menjadi pantangan jantung koroner. https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_arteri_koroner

Makanan berlemak tinggi

Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Pantangan Bagi Penderitanya

Makanan yang mengadung lemak tinggi sanggatlah berbahaya bagi penderita jantung koroner. Makanan-makanan ini bisa membuat aliran darah semakin terhambat. Beberapa contoh makanan tersebut ialah makanan bersantan, gorengan, dan produk olahan susu.

Makanan yang mengandung garam tinggi

Selain lemak, garam juga bisa membuat kinerja jantung semakin keras. Oleh karena itu, penderita jantung koroner harus menghindarinya. Beberapa contoh makanan tersebut ialah makanan olahan dan makanan siap saji seperti sosis dan burger.

Terlihat Sama, Ini Bedanya Autism Vs. ADHD

Banyak orang yang menganggap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sama seperti Autisme. Padahal, keduanya tidaklah sama. Untuk lebih mengenalinya, berikut perbandingan ADHD dengan autisme.

1.      Pengertian

Terlihat Sama, Ini Bedanya Autism Vs. ADHD

Autisme merupakan gangguan sistem saraf yang membuat beberapa bagian otak tidak bekerja dengan selaras. Gangguan ini berakibat pada perkembangan mentalnya. Anak penderita autisme akan kesulitan berkomunikasi, memahami emosi, serta berempati dengan lingkungannya.

Sementara itu, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perilaku yang biasa terjadi pada anak. Penderita ADHD akan sulit untuk berkonsentrasi. Mereka tidak merasa betah jika harus duduk dan belajar dalam durasi yang lama. Di kehidupan sehari-hari, ADHD dikenal sebagai perilaku hiperaktif.

2.      Gejala

Terlihat Sama, Ini Bedanya Autism Vs. ADHD

Kebanyakan penderita autisme mulai menunjukkan gejala pada usia 9 bulan hingga 3 tahun. Gejala tersebut bisa dilihat dari beberapa hal yang meliputi interaksi sosial, pola perilaku, serta gangguan lainnya.

a.       Gangguan interaksi sosial

  • Menghindari kontak mata
  • Jarang menunjukkan ekspresi
  • Cenderung tidak memahami pertanyaan
  • Tidak suka dipeluk dan dimanja
  • Nada bicara yang tidak biasa

b.      Gangguan pola perilaku

  • Menyukai rutinitas, akan sangat marah bila ada perubahan
  • Tidak bisa diam
  • Menyukai makanan tertentu
  • Melakukan permainan berulang-ulang dan tidak menggunakan banyak imajinasi
  • Terpaku pada topik dan kegiatan tertentu

c.       Gangguan lain

  • Hiperaktif (ADHD)
  • Depresi
  • Sindrom Tourette
  • Epilepsi
  • Gangguan sensorik

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dipahami bahwa anak autis bisa mengalami ADHD. Namun, bukan berarti semua penderita ADHD adalah autis. Berbeda dari autis yang terdeteksi sejak bayi, ADHD biasanya baru terdeteksi pada usia 6-12 tahun. Berikut beberapa gejala anak ADHD.

  • Sulit berkonsentrasi https://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_Asperger
  • Tidak sabar
  • Tidak bisa diam
  • Ceroboh ketika mengerjakan tugas
  • Terkesan tidak menyimak ketika diberi tahu
  • Sering lupa dan kehilangan barang
  • Sering tidak menyelesaikan tugas

3.      Penanganan Melalui Terapi

Biasanya, anak autis maupun ADHD diharuskan untuk mengonsumsi obat. Tujuannya ialah agar mengurangi gejala-gejala yang biasanya muncul. Selain itu, mereka juga dianjurkan untuk mengikuti beberapa terapi. Agar terapi bisa berjalan lebih efektif, ada baiknya untuk meminta bantuan pada yayasan. Berikut beberapa contoh yayasan anak autis serta yayasan terapi ADHD di Jakarta

–          Yayasan Anak Autis di Jakarta

  1. Rumah Autis, Jakarta Utara
  2. Yayasan Autisma Indonesia, Jakarta Selatan

–          Yayasan Terapi ADHD di Jakarta

  1. Yayasan Abna Raflesia Indonesia, Jakarta Pusat
  2. Yayasan Bina Ananda, Jakarta Timur